Almars\’s Weblog


ini web blog aku
July 30, 2007, 1:19 pm
Filed under: Uncategorized | Tags:

nama : ali marsanto

kelompok : 1kogure

kabupaten : karanganyar

alamat : jantiharjo rt 04 rw xiv karanganyar

Lirik lagu The Changcuters – I Love U, Bibeh
Biar kata nenek sihir
Bagiku kau Britney Spears
oh,oh.. i love u baby
Biar kata mirip buaya
Bagiku Luna Maya
Oh,oh.. i love u baby
aku cinta kepadamu…
Sayang ini hanya untukmu
Biar kata kau musibah
Bagiku kau anugerah
Oh,oh.. i love u baby
Biar orang berkata apa
Bagiku kau segalanya
Oh,oh.. i love baby
aku cinta kepadamu…
Sayang ini hanya untukmu
I Love u Baby
I Love u Baby
I Love u Baby
I Love u Baby
aku cinta kepadamu…
Sayang ini hanya untukmu
aku cinta kepadamu…
Sayang ini hanya untukmu

kenangan bersamamu Puisi cinta dari pel@ngi
hari demi hari ku lalui
seiring bergulirnya waktu
setiap hari ku lihat senyummu
kau buai aku dengan kasihmu
aku yang terlena
dalam hangatnya pelukanmu
dalam lembutnya belaianmu
dalam mesranya kecupanmu
aku merasakan kedamaian
ketika ku berada di pangkuanmu
tapi aku tak tahu
apakah semua ini semu ?
aku hanya berharap
kenanganku bersamamu
tak hilang di telan waktu
aku ingin selalu bersamamu

Modul 1,5

Teknologi

Informasi2: Jaringan dan Manajemen Data

Modul 1,5: Teknologi Informasi 2

Bagian 3: Jaringan

Latar Belakang Bisnis

Jaringan adalah kumpulan dari node (titik) yang saling berhubungan dan berkomunikasi melalui

media tetap atau nirkabel. Jaringan memiliki peran penting didalam penyampaian informasi baik di

dalam maupun keluar organisasi (publik). Perannya di dalam perusahaan, bisa dibagi sebagai berikut:

Meningkatkan Efektifitas dan Efisiensi serta Pengambilan Keputusan

Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi, maka perusahaan perlu mengambil keputusan dari

beberapa faktor kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh tipe jaringan. Faktor-faktor tersebut

antara lain adalah:

1. Kecepatan

Semakin cepat suatu jaringan, maka informasi yang dapat dipindahkan juga semakin tepat

waktu sehingga keputusan yang dapat diambil oleh perusahaan mempunyai tingkat

relevansi dan reliabilitas yang tinggi.

2. Fleksibilitas

Semakin fleksibel suatu jaringan, maka semakin mudah pengaturannya sehingga

memungkinkan pemakai untuk dapat mengakses jaringan dimanapun dia berada.

Fleksibilitas biasanya berbanding terbalik dengan tingkat keamanan.

3. Biaya

Jaringan yang dipakai oleh perusahaan diharapkan mempunyai kecepatan yang memadai dengan

biaya yang masuk akal, dan mempunyai fleksibiltas yang cukup dengan tingkat keamanan yang

feasible. Untuk itu perusahaan mempunyai pilihan alternatif beberapa tipe jaringan:

1. Jaringan Kabel

Jaringan kabel akan menurunkan nilai fleksibilitas yang dimiliki jaringan tersebut, karena

keberadaan jaringan akan bergantung kepada keberadaan dari kabel fisik.

a. Kabel Copper (Telpon)

Kabel ini merupakan kabel telpon biasa yang pada umumnya dipakai untuk dial-up

menggunakan modem atau modem DSL. Instalasi kabel ini biayanya cukup murah

namun memiliki masalah “the last mile ”.Semakin jauh dari protocolnya, maka

kecepatan yang ada akan semakin menurun.

b. Kabel Coaxial

Kabel ini adalah kabel yang biasanya dipakai untuk koneksi cable, baik untuk cable

TV maupun untuk cable modem. Instalasi kabel ini cukup mahal, dapat melaui

bawah tanah atau menggunakan tiang untuk jaringan fisiknya. Kabel ini tidak

memiliki masalah “the last mile ”

c. Kabel Fibre-Optic

Kabel ini merupakan kabel yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data

dengan kecepatan cahaya, sehingga banyak digunakan sebagai jaringan backbone

suatu negara. Investasinya paling mahal diantara jaringan kabel lainnya.

2. Jaringan Nirkabel (Wireless)

Jaringan nirkabel akan meningkatkan fleksibilitas namun menurunkan tingkat keamanan,

reliabilitas serta kecepatan yang dapat dicapai jika dibandingkan dengan jaringan kabel.

Meskipun demikian, jaringan nirkabel berkembang sedemikian rupa untuk meningkatkan

kecepatan (4G, HSDPA) dan keamanannya (WEP – Wireless Equivalent Privacy & WPA – Wi-Fi

Protected Access). Jaringan nirkabel, berdasarkan teknologinya dibagi menjadi:

a. Teknologi 802.11 (2.4 GHz)

i. Bluetooth Bluetooth merupakan solusi untuk jaringan terbatas, baik dari sisi kecepatan dan

area cakupannya. Biasa dipakai untuk menghubungkan perangkat-perangkat dalam

satu area kecil (satu ruangan).

ii. Wi-Fi (Wireless fidelity)

Wi-Fi mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan bluetooth dan area

cakupan yang luas. Area cakupan (hotspots) bisa diperluas menggunakan access

points. Kelemahan dari Wi-Fi selain kecepatan dan keamanan, termasuk banyaknya

interfensi sinyal 2.4 GHz yang ada di publik.

b. Teknologi GSM

i. UMTS/WCDMA/FOMA (3G)

Penggunaan jaringan GSM dengan kecepatan transmisi data mobile maksimum 384

kbps downlink.

ii. HSDPA

Penggunaan jaringan GSM dengan kecepatan transmisi data mobile maksimum 14.4

mbps downlink dan 768 kbps uplink. Perkembangan HSDPA generasi ketiga, yaitu

HSOPA (Super 3G) mempunyai kecepatan downlink 200 mbps dan uplink 100 mbps.

c. Hybrid

Wi-Max / Wi-Bro merupakan gabungan antara teknologi DMA (Division Multiple

Access) dengan menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output) untuk

pencapaian area cakupan yang lebih luas daripada Wi-Fi biasa.

Dari beberapa tipe jaringan yang ada, dapat kita simpulkan bahwa perusahaan memiliki beberapa

alternatif untuk mencapai kondisi efektif dan efisien. Hal ini akan sangat bergantung kepada

kebutuhan dari perusahaan tersebut. Rangkuman dari tipe jaringan untuk peningkatan efektifitas

dan efisiensi perusahaan dapat dilihat pada diagram sebagai berikut:

Pendukung Strategi & Tujuan Perusahaan

Untuk mendukung strategi dan tujuan perusahaan, maka perusahaan dapat memilih tipe-tipe

jaringan sesuai dengan kebutuhannya. Pada bahasan ini, tipe jaringan akan dibedakan berdasarkan

skalanya, sesuai dengan skala dan kompleksitas dari perusahaan:

Kecepatan

Fleksibilitas

1. Personal Area Network (PAN)

PAN adalah jaringan dengan cakupan sangat sempit biasanya hanya untuk satu orang saja,

menghubungkan perangkat-perangkat komputer yang berada disekitar orang tersebut.

Misalnya, jaringan antara PC, Laptop, PDA, printer, scanner milik seseorang. Jaringan

tersebut bisa dalam bentuk kabel maupun nirkabel, misalnya PAN dengan bluetooth atau

biasa disebut sebagai piconet.

2. Local Area Network (LAN)

LAN adalah jaringan dengan lingkup suatu area, dapat berupa kantor, rumah maupun

sebuah bangunan. Karena pemakaian bandwidth yang spesifik untuk area tertentu, LAN

merupakan jaringan yang memiliki akses tercepat untuk dipakai perusahaan, hingga 10 gbps.

LAN biasanya menggunakan teknologi berbasis Ethernet.

Bagan 1: Aplikasi LAN dalam sebuah perusahaan

3. Campus/Metropolitan Area Network (CAN/MAN)

CAN/MAN seperti namanya, merupakan jaringan yang menghubungkan sebuah kompleks

kampus/kompleks militer dan membangun hubungan komunikasi dalam satu kota.

Termasuk jaringan yang dipakai untuk mengatur sistem tata kota, sistem lalu lintas, sistem

keamanan kota, dan lain-lain. Perusahaan biasanya menggunakan CAN untuk membentuk

jaringan misalnya pada kompleks pabriknya atau situs penambangan.

4. Wide Area Network (WAN)

WAN merupakan jaringan dengan area cakupan lebih luas lagi, yakni koneksi jaringan antar

negara, biasanya didukung dengan teknologi jaringan kabel fibre-optic agar mampu

membawa bandwidth yang sangat besar. Jaringan fisiknya biasanya dilewatkan melalui

bawah laut antar negara. Jaringan wireless biasanya didukung oleh teknologi berbasis satelit.

Kecuali perusahaan telekomunikasi, sangat jarang perusahaan-perusahaan menggunakan

jaringan ini untuk kepentingan bisnisnya.

Bagan 2: WAN

Selain berdasarkan skala sesuai kebutuhan strategi perusahaan, perusahaan juga perlu

mempertimbangkan proses bisnis yang terjadi di dalam perusahaan dan hubungannya dengan

perusahaan partnernya yang bertindak sebagai intermediari, konsumen ataupun supplier. Dalam hal

ini, perusahaan perlu mengetahui tipe-tipe jaringan berdasarkan pemakaiannya untuk proses bisnis,

yakni berbasis jaringan yang terhubung dengan jaringan lainnya menggunakan internet protocol (IP)

atau biasa disebut internetworking atau internet:

1. Intranet

Intranet adalah jaringan berbasis teknologi internet didalam sebuah organisasi biasanya

dipakai untuk jaringan komunikasi antara perusahaan dengan karyawannya.

2. Ekstranet

Ekstranet biasanya dipakai oleh organisasi sebagai jaringan untuk menghubungkan jaringan

yang ada dalam organisasi dengan jaringan yang ada pada organisasi lain (partner bisnis).

3. Internet dan VPN

Internet pada umumnya dipakai organisasi sebagai media pendukung proses bisnisnya,

dalam rangka meraih pasar yang lebih luas atau menyediakan produk-produk berinovasi (e-commerce).

Jika dilihat dari proses bisnis perusahaan, internet dipakai sebagai jaringan

untuk mengakses proses bisnis internal perusahaan, atau biasa disebut Virtual Private

Network (VPN). Banyak perusahaan beralih ke VPN untuk jaringannya karena:

a. Menggunakan fasilitas berbagi (shared) sehingga bisa lebih murah (mengurangi CAPEX)

b. Menghubungkan kantor-kantor cabang yang tersebar tidak merata

c. Keamanan yang cukup dan QOS (Quality of Service) untuk aplikasi tertentu

d. Solusi outsource (fasilitas dan jasa) dapat mengurangi OPEX

Pendukung Strategi & Tujuan Perusahaan

Perusahaan memiliki tantangan utama dalam menentukan model manajemen data apa yang perlu

dipakai oleh perusahaan. Faktor utama yang menjadi pertimbangan perusahaan adalah kompleksitas

proses bisnis serta besar dari perusahaan tersebut. Kedua faktor tersebut biasanya sebanding,

semakin besar perusahaan, semakin kompleks proses bisnisnya. Berdasarkan pertimbangan kedua

faktor tersebut, tentu saja sedikit mengesampingkan faktor biaya, maka perusahaan memiliki dua

pilihan model:

1. Manajemen Data Tradisional (Sistem Arsip)

Sistem arsip ini membagi data ke dalam arsip-arsip yang terpisah, bisa berdasarkan fungsi

ataupun divisi dari penanggung jawab masing-masing arsip.

Kelebihan:

a. Mudah diimplementasikan dan mudah pemakaiannya

b. Efektif untuk perusahaan skala kecil

c. Recovery yang bagus

Kelemahan:

a. Redundansi data

b. Ketidakkonsistenan data

c. Sulit pemeliharaannya (pemuktahiran)

2. Database

Database, dalam bahasan kali ini akan difokuskan kepada database relasional, dimana

penggunaan database relasional akan menghubungkan file-file yang ada di dalam satu

organisasi menjadi satu kesatuan utuh sehingga informasi dapat disajikan lebih terbuka.

Kelebihan:

a. Mengurangi redundansi dan ketidakkonsistenan data

b. Bisa melakukan data mining (digging) dengan bantuan query

c. Mengintegrasikan semua informasi dalam perusahaan

Kekurangan:

a. Sangat kompleks sehingga sulit penggunaan serta pendesainannya

b. Mudah terancam

c. Weakest link problem




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.